Berita KPU BANTUL

KPU Bantul Tetapkan 759.000 Pemilih dalam Rapat Pleno Terbuka PDPB Triwulan III Tahun 2025

Jumat (3/10/2025) KPU Kabupaten Bantul melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025. Pada kegiatan yang dilangsungkan di Pendopo KPU  Kabupaten Bantul ini, ditetapkan 759.000 data pemilih yang merupakan hasil rekapitulasi dari data pemilih berkelanjutan untuk periode waktu tersebut. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Bantul, Arya Syailendra dalam pemaparannya menyebutkan, jumlah pemilih baru dalam kegiatan PDPB Triwulan III yang dimulai dari Juli hingga September 2025 berjumlah 18.394 orang. Untuk total jumlah pemilih se-Kabupaten Bantul yang terdiri dari 17 kapanewon dan 75 kalurahan adalah 759.000 pemilih, terdiri dari 371.677 pemilih laki-laki dan 387.323 pemilih perempuan. Ketua KPU Kabupaten Bantul, Joko Santosa menyampaikan, rapat pleno ini adalah wujud nyata komitmen KPU untuk melindungi hak pemilih dengan baik. Pada kesempatan ini, KPU meminta masukan dari seluruh pemangku kepentingan untuk mendapatkan validasi akhir terhadap data pemilih yang ditetapkan. "Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari pihak-pihak terkait dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini. Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan adalah fondasi utama untuk mewujudkan Pemilu yang berkualitas didasari dengan kualitas data pemilih yang akurat, mutakhir dan komprehensif," tegas Joko. Sebelumnya lanjut Joko, KPU Kabupaten Bantul telah melaksanakan kegiatan pencocokan terbatas (Coktas) terhadap 76 data kependudukan. Kegiatan tersebut dilaksanakan tanggal 18 dan 19 September 2025 dan diawasi oleh Bawaslu Bantul. Kegiatan Rapat Pleno Terbuka PDPB Triwulan III Tahun 2025 dihadiri oleh Kadiv Rendatin KPU DIY Moh Zaenuri Ikhsan, Komandan Kodim (Dandim) 0729 / Bantul, perwakilan Kepolisian Resor (Polres) Bantul, Ketua Bawaslu Bantul beserta jajarannya, perwakilan Disdukcapil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK), Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul, serta perwakilan dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bantul.  KPU Kabupaten Bantul menerima saran dan masukan dari pemangku kepentingan yang hadir. Hasil final Rapat Pleno Terbuka PDPB Triwulan III Tahun 2025 dituangkan ke dalam Berita Acara Nomor 52/PP.07-BA/3402/2025 dan disampaikan kepada para pemangku kepentingan.

Pastikan Data Pemilih Valid, KPU Kabupaten Bantul Lakukan Coklit Terbatas

Halo #Temanpemilih KPU Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) dalam rangka pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pada Triwulan III periode Juli–September 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 18-19 September 2025 dan dilaksanakan di seluruh wilayah kapanewon se-Kabupaten Bantul. Seluruh SDM di lingkungan KPU Kabupaten Bantul terlibat dalam pelaksanaan Coktas dengan metode turun langsung ke lapangan. Data yang disandingkan berasal dari beberapa instansi, meliputi data kependudukan tidak padan, data pemilih yang telah meninggal dunia, serta data dengan usia lebih dari 100 tahun. Data tersebut kemudian diverifikasi secara faktual untuk memastikan kebenarannya secara de jure. Pelaksanaan kegiatan turut mendapatkan pengawasan langsung dari Bawaslu Kabupaten Bantul, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini. Hasil Coktas menunjukkan adanya perbedaan pada data tidak padan, terutama terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK) maupun Nomor Kartu Keluarga (NKK) antara data pemilih KPU dengan data kependudukan yang ditemukan di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian data agar pada pemilu mendatang daftar pemilih dapat lebih komprehensif, valid dan akurat. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Bantul menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas dan akurasi data pemilih, sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. "Data Pemilih Termutakhir, Integritas Pemilu Akan Terlahir"  

BERSAMA STAKEHOLDER TERKAIT, KPU BANTUL ADAKAN RAKOR PERSIAPAN PENGUKUHAN KETUA OSIS

Rabu (17/9/2025) KPU Kabupaten Bantul mengadakan Rapat Persiapan Pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua OSIS hasil Pemilos Serentak Tahun 2025. Acara laksanakan di ruang rapat lantai 2 KPU Kabupaten Bantul ini dihadiri oleh stakeholder terkait yaitu Disdikpora, Diskominfo, Balai Dikmen , Kementrian Agama dan Bagian Umum Setda Bantul. Pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua OSIS hasil Pemilos serentak ini menjadi acara bersama di Kabupaten Bantul dan akan diselenggarakan tanggal 25 September 2025. Dalam sambutannya Ketua  KPU Kabupaten Bantul, Joko Santosa menceritakan kronologis pemilos, pengukuhan dan arti pentingnya kegiatan ini. “Pemilos bisa menjadi kegiatan positif bagi generasi Z, sebagai sarana belajar pemilu dan demokrasi secara dini”, tegasnya.  Rapat dipimpin oleh Ketua Divisi sosdiklih Parmas SDM KPU Kabupaten Bantul, Wuri Rahmawati. Pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua OSIS akan dilaksanakan secara hybrid di Pendopo Parasamya. Mengundang 350 orang yang terdiri Ketua OSIS terpilih SMA/SMK/MA/SMP/MTs se Kabupaten Bantul, guru pendamping SMP / MTS dan stakeholder terkait. Pengukuhan akan dilakukan oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.

BERSAMA STAKEHOLDER TERKAIT, KPU BANTUL ADAKAN RAKOR PERSIAPAN PENGUKUHAN KETUA OSIS

Rabu (17/9/2025) KPU Kabupaten Bantul mengadakan Rapat Persiapan Pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua OSIS hasil Pemilos Serentak Tahun 2025. Acara laksanakan di ruang rapat lantai 2 KPU Kabupaten Bantul ini dihadiri oleh stakeholder terkait yaitu Disdikpora, Diskominfo, Balai Dikmen , Kementrian Agama dan Bagian Umum Setda Bantul. Pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua OSIS hasil Pemilos serentak ini menjadi acara bersama di Kabupaten Bantul dan akan diselenggarakan tanggal 25 September 2025. Dalam sambutannya Ketua  KPU Kabupaten Bantul, Joko Santosa menceritakan kronologis pemilos, pengukuhan dan arti pentingnya kegiatan ini. “Pemilos bisa menjadi kegiatan positif bagi generasi Z, sebagai sarana belajar pemilu dan demokrasi secara dini”, tegasnya.  Rapat dipimpin oleh Ketua Divisi sosdiklih Parmas SDM KPU Kabupaten Bantul, Wuri Rahmawati. Pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua OSIS akan dilaksanakan secara hybrid di Pendopo Parasamya. Mengundang 350 orang yang terdiri Ketua OSIS terpilih SMA/SMK/MA/SMP/MTs se Kabupaten Bantul, guru pendamping SMP / MTS dan stakeholder terkait. Pengukuhan akan dilakukan oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih.

BUPATI LUNCURKAN PEMILOS SERENTAK TAHUN 2025

Bupati Bantul Drs. H. Abdul Halim Muslih menjadi Pembina dalam apel pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) pada hari Selasa (2/9/2025). Kegiatan yang digagas oleh KPU Kabupaten Bantul bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul ini dilaksanakan pada pukul 07.00 bertempat di SMPN 1 Bantul.  Dalam amanat apelnya Bupati menyampaikan apresiasi pada KPU Kabupaten Bantul yang sudah merancang pendidikan Pemilu dan demokrasi melalui Pemilos yang bisa mengedukasi siswa tentang pelaksanaan pemilihan pemimpin secara adil dan demokratis. “Anak-anak diberikan pengalaman berdemokrasi melalui proses yang adil, jujur, profesional, langsung dan terbuka”,tandasnya. Peluncuran dilakukan oleh Bupati dengan pemukulan gong dan penyematan tanda pengenal panitia penyelenggara pemilos (PPO) yang didampingi oleh Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi, Ketua Divisi Sosdiklih Parmas SDM KPU DIY, Sri Surani, Ketua KPU Kabupaten Bantul Joko Santosa, Anggota KPU Kabupaten Bantul, Kepala Disdikpora, Nugroho Eko Setyanto, Perwakilan DPRD, Kepala Baldikmen Bantul, Ismunardi dan Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho. Pemilos serentak tingkat SMA/SMK/MA/SMP/MTs se-Kabupaten Bantul yang diikuti 151 sekolah terdiri dari 71 SMP, 13 MTs, 29 SMA, 29 SMK dan 9 MA dilaksanakan pada tanggal 2 September 2025. Sedangkan 11 MTs, 6 MA, 2 SMK, 1 SMA dan 1 SMP total 21 sekolah akan menyelenggarakan pada hari dan tanggal yang berbeda dikarenakan adanya kebijakan belajar dari rumah.  Setelah melakukan peluncuran, Bupati menyapa sekolah yang mengikuti pemilos serentak melalui zoom meeting.

KPU BANTUL ADAKAN KAJIAN TEKNIS KEPEMILUAN DENGAN TEMA DESAIN SURAT SUARA

Rabu, 28 Agustus 2025 Pukul 09.00 WIB, KPU Bantul mengadakan kegiatan Kajian Tematik  Tahapan Teknis Kepemiluan yang bertemakan Desain Surat Suara melalui zoom meeting. Hadir sebagai pemantik diskusi diantaranya adalah Ilham Saputra (Ketua KPU RI periode 2021-2022), Hamdan Kurniawan (Direktur LIDI Demokrasi dan Ketua KPU DIY periode 2018-2023), Didik Joko Nugroho (Ketua Bawaslu Bantul). Peserta dalam kajian teknis ini adalah penyelenggara pemilu baik dari KPU dan Bawaslu, 18 Parpol Peserta Pemilu 2024 dan stakeholder terkait diantaranya Kesbangpol. Acara dibuka oleh Ketua KPU Bantul, Joko Santosa dalam sambutannya kegiatan kajian teknis kepemiluan Desain Surat Suara ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk penyelenggaraan pemilu. Joko Santosa berharap mendapatkan input dari narasumber, peserta zoom dan peserta pemilu mengenai Desain Surat Suara sehingga kedepannya Desain Surat Suara dapat mempermudah para pemilih dan penyelenggara pemilu di tingkat KPPS. Selanjutnya sambutan juga diberikan oleh Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi. Dalam sambutannya Ahmad Shidqi menjelaskan bahwa kajian teknis desain surat suara yang dilakukan oleh KPU Bantul ini sangat strategis dilakukan, karena desain surat suara dapat menentukan tingkat partisipasi pemilih. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Pemantik Diskusi yang dimoderatori oleh Kadiv Teknis KPU Bantul, Mestri Widodo. Selanjutnya pemaparan materi yang pertama disampaikan oleh Didik Joko Nugroho. Dalam pemaparannya Didik menjelaskan beberapa hal terkait Desain Surat Suara diantaranya Putusan MK Nomor 135 dapat berkonsekuensi pada desain surat suara pemilu eksekutif maupun pemilu legislatif. Selain itu Didik juga menyampaikan perlunya antisipasi surat suara double dan perlu dilakukan kajian kembali tentang spesifikasi kertas surat suara dari ketebalan kertas. Pemaparan materi yang kedua disampaikan oleh Hamdan Kurniawan. Dalam materinya tentang Redesain Surat Suara, Hamdan menjelaskan beberapa isu terkait surat suara diantaranya adalah menjelaskan isu-isu terkait tentang Surat Suara diantaranya adalah: Desain Rumit, membingungkan pemilih, Jumlah dan jenisnya banyak, Biaya produksi dan distribusi yang mahal, Tidak Ramah Lingkungan, serta Memperberat Kerja KPPS. Dari isu-isu tersebut kemudian beberapa hal menjadi diskusi bersama yaitu 1. Pemisahan Pemilu nasional dan lokal merupakan momentum untuk meredesain surat suara yang lebih ramah bagi pemilih untuk semua generasi. 2. Penyederhanaan surat suara bisa diupayakan jauh hari, disimulasikan secara cukup dan luas serta di sosialisasikan dengan massif kepada masyarakat. Pemaparan materi yang ketiga disampaikan oleh Ilham Saputra. Dalam materinya Ilham menjelaskan 6 model alternatif desain surat suara yang pernah disimulasikan oleh KPU RI. Dari simulasi tersebut kemudian terdapat catatan hal yang penting yaitu: 1. Penekanan ada di bagian foto Calon Presiden Dan Wakil Presiden 2. Kategori yang dibedakan dengan warna membentuk sebuah kesatuan, sehingga lebih memudahkan audience untuk mengelompokkan per kategori jenis Pemilihan 3. Tipografi menggunakan Sans Serif yang mudah dibaca 4. Tidak memiliki terlalu banyak teks sehingga tidak memakan waktu lama untuk mencerna informasi. Selanjutnya dalam forum ini dibuka diskusi dan tanya jawab bagi peserta. Baik dari Partai Politik dan stakeholder terkait ikut dalam diskusi ini. Dalam diskusi ini, turut hadir Pejabat Fungsional Ahli Utama KPU RI, Purwoto Ruslan Hadi yang juga pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Administrasi KPU RI dan Pejabat Fungsional Ahli Madya KPU RI, Andi Krisna yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Hukum KPU RI. Keduanya dalam diskusi ini menyampaikan dinamika kebijakan dan produksi desain surat suara. Acara kemudian ditutup pada pukul 12.00