KPU Bantul melantik 85 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kamis (16/5/2024), bertempat di Gedung Induk Lantai 3 Komplek Parasamya Bantul. Dari 85 anggota PPK yang dilantik, 29 di antaranya adalah perempuan atau 34% keterwakilan perempuan, sedangkan 56 orang lainnya laki-laki. Kegiatan pelantikan dihadiri oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU DIY, Wakil Bupati Bantul, Asisten I Pemkab Bantul, Polres Bantul, Kodim 0729/Bantul, Pengadilan Negeri Bantul, Kejaksaan Negeri Bantul, Bawaslu Bantul, dan Panewu se-Kabupaten Bantul. Ketua KPU Bantul Joko Santosa menyampaikan, sumpah janji yang telah diucapkan PPK agar tidak hanya sekadar kata-kata saja, tetapi menjadi landasan dalam melaksanakan tahapan Pilkada. "Dalam melaksanakan tugas, kita punya aturan, Undang-Undang (UU), maka peganglah peraturan terkait Pemilu, UU Nomor 10 Tahun 2016, Peraturan KPU, Peraturan Bawaslu, maupun kode etik penyelenggara Pemilu," papar Joko dalam sambutannya. Ia juga meminta agar anggota PPK terlantik untuk beradaptasi dan segera berkoordinasi dengan Panewu di wilayahnya, serta menjaga kekompakan dan soliditas dalam melaksanakan setiap tugas. "Anda juga harus meningkatkan profesionalitas. Profesionalitas berarti memiliki pengetahuan dan pengalaman. Orang yang memiliki pengetahuan belum tentu memiliki pengalaman, tetapi orang yang memiliki pengalaman pasti memiliki pengetahuan. Jadikan pengetahuan dan pengalaman untuk mensukseskan Pilkada 2024," pesan Joko. Pada kegiatan yang sama, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Bantul, Wuri Rahmawati mengatakan, PPK terlantik adalah orang-orang yang sudah bengalaman di bidang kepemiluan karena ada yang mantan KPPS, PPS dan bahkan PPLN. Oleh karena itu, ia meminta kepada PPK untuk memberikan kinerja terbaiknya. "Kami ucapkan selamat menjalankan tugas. Buktikan kinerja terbaik Anda," kata Wuri. Nantinya, PPK akan bertugas selama delapan bulan dalam tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bantul Tahun 2024. Sebelumnya, mereka telah menjalani dua tahapan seleksi yaitu tes berbasis komputer (CAT) dan wawancara.